Tak Hanya Dikonsumsi, Ini Fungsi Lain Sayuran dalam Masakan

Jenis Sayuran

Hampir semua sayuran dalam masakan tak hanya dimanfaatkan sebagai bahan yang diolah untuk disantap. Namun fungsi sayuran dalam masakan juga bisa menjadi penambah cita rasa masakan atau seasoning, sebagai sentuhan akhir, dan sebagai penghias atau pelengkap penyajian.

Sebagai Penambah Cita Rasa (Seasoning)

Untuk beberapa jenis sayuran segar, ada beberapa di antaranya dimanfaatkan untuk menambahkan cita rasa pada masakan. Misalnya saja bawang merah, bawang putih, bawang bombai, bawang daun, cabai, seledri, dan tomat. Akan tetapi, ada juga sayuran yang dipakai menjadi bagian masakan itu sendiri sekaligus menjadi penambah cita rasa, yaitu cabai hijau dan paprika.

Sayuran yang digolongkan dalam kelompok ini adalah sayuran yang bisa memberikan rasa pada masakan tersebut. Faktanya, hampir seluruh masakan menggunakan sayuran ini untuk menambahkan rasa. Oleh karena itu, saat ini sudah banyak bumbu bubuk yang terbuat dari jenis sayuran ini untuk memudahkan konsumen dalam menyimpannya.

Sebagai Sentuhan Akhir (Finishing Touch)

Selain mengambil manfaat dari kandungan yang terkandung dalam sayuran, Anda juga bisa mengambil manfaat dari bentuk fisik sayuran untuk memperindah hidangan sekaligus menambah cita rasa. Seperti taburan bawang merah goreng yang sering digunakan dalam masakan berkuah seperti bakso.

Baca Juga:
Intip Manfaat Propolis Menurut Pakar Ahli dari Berbagai Penjuru Dunia
Pola Diet yang Cocok Untuk Penderita Autoimunitas, Apa Itu!
Cara Tepat Konsumsi Kurma Agar Manfaatnya Lebih Optimal

Selain itu, cabai juga bisa diiris memanjang untuk dijadikan pelengkap dan penghias masakan. Seledri lebih sering digunakan sebagai sayur tabur yang dipotong kecil-kecil untuk menambah aroma dan rasa serta mempercantik penampilan hidangan dengan warna hijau. Untuk tomat yang dipotong dan ditaruh di atas hidangan bukan serta merta hanya untuk memperindah penampilan. Apabila tomat dikonsumsi bersamaan dengan hidangan utama, bisa menambah cita rasa gurih hidangan.

Cincin bawang bombai yang menarik dan sering disajikan di atas tumisan juga bisa mempercantik hidangan sekaligus menambah rasa saat dimakan bersamaan dengan hidangan utama.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Sebagai Penghias atau Pelengkap Penyajian

Sejalan dengan perkembangan dunia tata boga, beragam jenis sayur bisa lebih dimanfaatkan untuk mempercantik hidangan dengan sentuhan teknik khusus sehingga membentuk hiasan yang menarik. Misalnya seperti diukir, dibentuk, dan disusun sedemikan rupa menjadi bentuk tertentu. Seperti hiasan tomat, cabai, dan mentimun yang diukir dan dibentuk menjadi seperti bunga yang kerap ditemui di nampan tumpeng.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Tak Hanya Dikonsumsi, Ini Fungsi Lain Sayuran dalam Masakan” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Intip Manfaat Propolis Menurut Pakar Ahli dari Berbagai Penjuru Dunia

Manfaat Propolis

Dari berbagai penjuru dunia sudah melakukan penelitian tentang propolis ini. Hal tersebut dikarenakan manfaat dari propolis sudah terkenal sejak 400 SM yang pertama kali ditemukan di daerah Attica, dan sekarang daerah tersebut dikenal dengan produksi lebah madunya. Nah, berikut ini beberapa rangkuman penelitian tentang propolis.

Bulgaria

Diantara banyak penelitian tentang propolis, salah satunya datang dari Bulgaria dilaksanakan oleh Boyanova L. bersama rekan penelitinya yang asalnya dari Departemen Mikrobiologi University of Sofia. Boyanova dan rekannya melakukan riset propolis yang mampu menghambat pertumbuhan Helicobacter pylori, pemicu radang lambung serta kanker usus. Hasil dari riset tersebut menyatakan bahwa propolis mampu menghambat penyakit tersebut dengan dosis tertentu.

Mesir

El-Khawaga OA, peneliti yang berasal dari Departemen Kimia, Fakultas Sains Universitas Mansoura menyatakan bahwa propolis dapat berefek apoptosis dan dapat menghambat sel kanker serta mampu mencegah kerusakan oksidatif. Propolis berdosis 150 mg per kg bobot tubuh dapat digunakan untuk menyembuhkan tumor. Ukuran tumor akan menyusut dari 7 mm menjadi 1,6 mm.

Turki

Keyseri yang berasal dari Univeritas Erciyes membuktikan bahwa propolis yang diestrak dengan etanol dapat berfungsi sebagai antibakteri, terutama untuk bakteri gram positif Staphylococcus aureus. Akan tetapi, daya hambat propolis pada bakteri gram negatif seperti Escherichia coli dan Pseidmonas aeruginosa.

Baca Juga:
Pola Diet yang Cocok Untuk Penderita Autoimunitas, Apa Itu!
Cara Tepat Konsumsi Kurma Agar Manfaatnya Lebih Optimal
Intip Manfaat Minyak Kelapa Murni Bagi Kesehatan, Mau Tau!

Korea Selatan

Peneliti asal Pusat Penelitian Bionalisis dan Biotransformasi, Cheongryang, Seoul, meneliti CAPE (asam kafeat, Caffeic Acid Phenetyl Ester), senyawa aktif yang dikandung propolis mampu bersifat sebagai antikanker, antivirus, dan antiperadangan.

Indonesia

Salah satu penelitian tentang propolis yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia dilakukan oleh peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, dr. Eko Budhi Koendhori M. Kes. Penelitian yang sudah dilakukan membuktikan bahwa lem lebah mampu membantu tubuh untuk menekan kerusakan jaringan paru-paru dan bakteri penyebab penyakit tuberkulosis (TB). Manfaat propolis lainnya yaitu mampu meningkatkan kekebalan sehingga menimilasir kerusakan jaringan tubuh.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Jepang

Kimoto T dan rekan peneliti yang berasal dari Institut Fujisaki, Okayama, Jepang, telah meneliti propolis untuk mengatasi leukimia. Dalam uji praklinisnya, Kimoto berhasil membuktikan bahwa propolis berefek apoptosis bagi sel kanker. Artepili dalam propolis juga dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Intip Manfaat Propolis Menurut Pakar Ahli dari Berbagai Penjuru Dunia” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Pola Diet yang Cocok Untuk Penderita Autoimunitas, Apa Itu!

Pola Diet Untuk Autoimunitas

Penyakit autoimunitas merupakan salah satu jenis penyakit yang jarang disadari oleh masyarakat, padahal beberapa waktu belakangan ini penyebarannya cukup masif. Salah satu cara untuk menangani autoimunitas yaitu dengan melaksanakan pola hidup sehat dan menjalankan jenis diet yang aman. Sekarang ini jenis diet sangat banyak, akan tetapi masih banyak masyarakat yang salah menerapkan pola diet tersebut.

Pola diet yang salah malah akan menimbulkan autoimunitas pada individu-individu yang memang rentan terkena. Diet modern umumnya menggunakan pola mengonsumsi makanan tinggi kalori, garam, gula, lemak jenuh, serta bahan kimia lainnya. Berbeda dengan pola diet tradisional yang lebih mengandalkan kekuatan bahan pangan alami. Jenis diet yang aman bagi penderita autoimunitas biasanya mengikuti tiga standar berikut.

Rendah Kalori

Kalori merupakan faktor utama tercetusnya peradangan dan autoimunitas. Diet rendah kalori dapat dilaksanakan dengan mengurangi kalori sebanyak 15% dari asupan kalori hariannya dan ditambahkan dengan konsumsi makanan yang mampu menekan metabolisme, seperti ubi, makanan laut yang kaya karotenoid, dan produk makanan fermentasi seperti tauco.

Pemakaian produk makanan fermentasi sebagai jenis diet rendah kalori sudah diterapkan oleh masyarakat Okinawa, Jepang. Manfaatnya sudah terbukti mampu menekan peradangan, mengurangi terjadinya kanker, dan memperpanjang usia kesehatan.

Baca Juga:
Cara Tepat Konsumsi Kurma Agar Manfaatnya Lebih Optimal
Intip Manfaat Minyak Kelapa Murni Bagi Kesehatan, Mau Tau!
Sering Disepelekan, Ternyata Kunyit Miliki Manfaat yang Luar Biasa

Rendah Zat Antigen

Beberapa zat antigen diperoleh dari makanan sehari-hari yang dikonsumsi dan memicu peradangan dan autoimunitas. Zat antigen yang paling berperan menimbulkan autoimunitas yaitu gluten, protein susu, ovoalbumin, selectin, asam fitat, dan capsaicin. Bukan hanya itu, bahan pengawet, pewarna, dan bahan kimia yang diberikan dalam makanan olahan juga berperan penting meningkatkan autoimunitas.

Untuk mengatasi hal tersebut dapat diatasi dengan penggunaan bahan-bahan makanan yang diolah secara organik atau ditanam sendiri.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Tinggi Zat Anti-inflamasi

Beberapa zat makanan yang bisa mencegah timbulnya peradangan yaitu minyak kelapa murni, minyak zaitun murni, kunyit, jahe, kaldu tulang, dan makanan fermentasi, seperti tauco, kefir, kimchi dan lain sebagainya. Kunyit dan jahe yang sering digunakan dalam resep masakan Asia terbukti mampu menekan peradangan tubuh secara alamiah.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Pola Diet yang Cocok Untuk Penderita Autoimunitas, Apa Itu!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Intip Manfaat Minyak Kelapa Murni Bagi Kesehatan, Mau Tau!

Minyak Kelapa Murni

Jika Anda berpikir bahwa minyak sayur baik untuk tubuh, Anda salah. Minyak sayur mengandung GMO, pilihlah minyak non-GMO yang tidak dihasilkan dari proses hidrogenasi, salah satunya adalah minyak kelapa murni. Minyak kelapa murni terbuat dari buah kelapa tua yang masih segar, bukan dalam bentuk kopra. Berikut ini beberapa manfaat dari minyak kelapa murni untuk kesehatan.

1. Mampu Menurunkan Berat Badan

Minyak kelapa mengandung lemak jenuh rantai medium atau medium chain triglycerides (MCT) yang mampu diubah menjadi senyawa katone, senyawa tersebut mampu memberikan rasa kenyang sehingga mampu mengurangi nafsu makan dan carving.

2. Mengurangi Alzheimer, Diabetes, Parkinson, dan Autism

Dalam minyak kelapa terkandung katone yang merupakan sumber energi yang dapat langsung digunakan oleh otak dan bersifat neuroprotektif. Diet yang menggunakan MCT mampu mengurangi dan menyembuhkan kondisi kognitif seperti epilepsi, alzheimer, diabetes, parkinson, dan autism.

MCT juga terkandung dalam santan, terlebih santan tersebut adalah santan segar, kandungan MCT mencapai 90 persen.

3. Antibakteri dan Berfungsi Sebagai Anti-oksidan

Memiliki kandungan asam laurat yang tinggi yang mampu menjadi antibakteri, antivirus dan antijamur. Selain itu, minyak kelapa berfungsi sebagai anti-oksidan, antiradang dan pain killer.

Baca Juga:
Sering Disepelekan, Ternyata Kunyit Miliki Manfaat yang Luar Biasa
Jalani Program Diet Sehat dengan Konsumsi Buah Ini, Apa Itu!
Masih Mengeluh Tak Punya Lahan Luas Untuk Budidaya, Sudah Gak Jaman! Iniloh Solusinya

4. Tidak Mengandung Asam Lemak Trans

Minyak kelapa tidak mengandung asam lemak trans dan mampu meningkatkan HDL kolesterol dengan baik sehingga mampu menurunkan risiko jantung koroner dan stroke.

5. Tidak Mudah Rusak

Minyak kelapa jika dipanaskan dengan suhu yang tinggi tidak akan mudah cepat rusak atau teroksidasi karena memiliki titik asap.

6. Bermanfaat Untuk Kecantikan

Manfaat minyak kelapa murni juga baik untuk kecantikan kulit, seperti membantu menjaga kelembapan dan meremajakan kulit, mampu mengurangi kerutan dan menjaga elastisitas kulit. Selain itu, manfaat minyak kelapa juga berguna untuk kesehatan rambut seperti melindungi rambut dan scalp, dan membantu mengatasi kerontokan.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

7. Meminimalisir Beragam Serangan Penyakit

Minyak kelapa murni juga mampu menjaga kesehatan pencernaan, mengatasi konstipasi dan peradangan saluran pencernaan, menjaga kestabilan gula darah, menjaga kesehatan hormon tiroid, kesehatan gigi dan gusi, dan kesehatan tulang.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Intip Manfaat Minyak Kelapa Murni Bagi Kesehatan, Mau Tau!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Sering Disepelekan, Ternyata Kunyit Miliki Manfaat yang Luar Biasa

Manfaat Tanaman Kunyit

Kunyit merupakan salah satu komoditas rempah yang paling mudah ditemukan. Kunyit tidak saja bermanfaat sebagai rempah untuk memperkuat cita rasa masakan, tetapi juga sudah digunakan sebagai salah satu bahan obat tradisional serta menjadi pewarna alami makanan. Manfaat kunyit jika ditelisik lebih jauh cukup banyak.

Gizi Kunyit per 100 gram

Gizi yang terkandung di dalam 100 gram kunyit adalah kalori 390 kkal, lemak total 10 gram, lemak jenuh 3 gram, 0 mg kolesterol, 0,2 gr kalsium, 0,26 gram fosfor, 10 mg sodium, 2.500 mg potassium, 47,5 mg zat besi, 0,9 mg tiamin, 0,19 mg riboflavin, 4,8 mg niachin, asam askorbat 50 mg, 69,9 gram karbohidrat total, 21 gram serat makanan, 3 gram gula, 8 gram protein, serta asam lemak Omega-3 dan asam-a-linolenat.

Manfaat Kunyit Untuk Beragam Herbal

Kunyit dapat mengatasi berbagai permasalahan gangguan pencernaan, menyembuhkan luka dalam ataupun luar, menyembuhkan infeksi saluran kemih, meredakan nyeri menstruasi, mampu mencegah kerusakan hati, mencegah penyakit alzheimer, dan masih banyak lagi manfaat kunyit dalam dunia obat herbal.

Penggunaan kunyit dalam obat herbal karena kandungan kunyit sudah terbukti ampuh menjadi anti-inflamasi, antimikroba, analgetik, antikoagulan, antivirus, dan antikanker.

Baca Juga:
Jalani Program Diet Sehat dengan Konsumsi Buah Ini, Apa Itu!
Masih Mengeluh Tak Punya Lahan Luas Untuk Budidaya, Sudah Gak Jaman! Iniloh Solusinya
Ingin Perpanjang Produktivitas Tanaman Cabai, Coba Terapkan Cara Jitu Ini!

Dosis yang Disarankan

Meskipun kunyit memiliki sejuta manfaat, dalam mengonsumsinya, Anda harus mengikuti aturan atau dosis dan tidak boleh berlebihan. Dosis yang disarankan untuk mengonsumsi kunyit dalam sehari adalah 8—60 gram rimpang kunyit segar yang dapat Anda konsumsi dengan berbagai cara seperti diperas, diseduh, atau direbus.

Sementara, untuk kunyit yang berbentuk kering (simplisia) dosis yang disarankan adalah 3—9 gram sehari dan untuk kunyit yang sudah dalam bentuk serbuk disarankan untuk dikonsumsi sebanyak 1,5—3 gram dan dikonsumsi dengan cara diseduh bersama air.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Meredakan Demam

Ketika badan Anda mengalami demam karena suatu penyakit, tahan dulu jangan langsung mengonsumsi antibiotik, coba buatlah ramuan dari kunyit. Ramuan tersebut dapat dibuat dengan 3 jari kunyit yang dihaluskan dan ditambahkan dengan 200 cc air panas. Minumlah rutin ramuan ini selama 3 kali sehari hingga demam mereda. Jika demam masih tetap berlangsung, bawalah diri Anda ke dokter.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Sering Disepelekan, Ternyata Kunyit Miliki Manfaat yang Luar Biasa” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Cara Ampuh Usir Nyamuk di Musim Hujan dengan Bahan Alami, Tertarik Coba?

Tanaman Pengusir Nyamuk

Jual Plastik Polybag Tanaman Berkualitas – Lim Corporation

Umumnya ketika memasuki musim penghujan akan mulai banyak nyamuk yang masuk ke dalam rumah. Adanya nyamuk tentu saja sangat mengganggu, terlebih lagi ketika akan tidur, pasti tak sedikit orang yang mengalami kesulitan tidur akibat gigitan nyamuk. Unutk mengatasi hal tersebut yaitu dengan memakai cara yang alami yakni menanam tanaman pengusir nyamuk di dalam rumah.

Jenis tanaman yang bisa dijadikan sebagai pengusir nyamuk memang mempunyai alasan tersendiri kenapa nyamuk dan serangga kecil lainnya, sangat tidak menyukainya. Karena beberapa tanaman tersebut mempunyai aroma yang begitu menyengat jadi membuat nyamuk pergi.

Terdapat banyak sekali jenis tanaman pengusir nyamuk yang bisa dipelihara di dalam ataupun luar rumah. Beberapa jenis mungkin sudah familiar di telinga Anda, tetapi ada juga yang tidak. Berikut merupakan beberapa tanaman pengusir nyamuk yang bisa anda tanam di dalam rumah beserta penjelasan dari tanamannya.

1. Serai Wangi
Serai wangi atau sering disebut sebagai sereh adalah jenis tanaman perdu yang sering dipakai sebagai bumbu masakan. Serai sebagai bahan campuran dalam masakan, tanaman serai wangi juga berfungsi untuk mengusir nyamuk. Dalam tanaman serai wangi mengandung beberapa zat yang bisa mengusir nyamuk yaitu sitronnellol dan geraniol. Karena kandungan tersebut mengeluarkan aroma yang tak disukai nyamuk, dan bahkan zat sitronnellolnya bisa membuat nyamuk mati.

2. Daun Selasih
Jenis tanaman untuk mengusir nyamuk berikutnya yakni daun selasih. Pastinya Anda sudah familiar dengan nama selasih, bukan? Selasih dengan nama latin Ocimum basillicum atau disebut juga daun basil yakni tanaman semak tahunan yang bisa Anda tanam di dalam ruangan. Ternyata tanaman selasih juga bisa membantu mengusir nyamuk, bukan hanya sebagai tanaman untuk memperindah ruangan. Tanaman selasih juga bisa diletakkan di luar ruangan dengan posisi meletakkan di dekat jendela atau pintu.

3. Bunga Lavender
Selanjutnya yaitu yang mempunyai peran sebagai pengusir nyamuk yakni bunga lavender. Nama tanaman ini mungkin sudah tak asing ditelinga para pencinta tanaman ataupun bukan. Karena mempunyai bunga yang cantik, bunga Lavender ini menjadi salah satu bunga favorit bagi pecinta tanaman. Lavender merupakan tanaman hias dan sekaligus tanaman untuk mengusir nyamuk. Keunggulan bunga lavender tak perlu dibuktikan sebab bunga lavender sudah banyak dijadikan sebagai bahan utama untuk pembuatan lotion anti-nyamuk.

BACA JUGA:
Yuk Kepoin Cara Pengawetan Cabai Agar Tak Mudah Busuk
Yuk Kepoin Metode dan Manfaat Perbanyakan In Vitro
Syarat & Bahan Media Tanam Organik yang Tepat Untuk Budidaya
Mengenal Jenis Lahan Untuk Usaha Budidaya Tanaman

4. Bawang Putih
Bawang putih merupakan salah satu rempah yang bisa dijumpai dengan mudah dimanapun termasuk di Indonesia. Harus diketahui, bawang putih juga menjadi salah satu tanaman pengusir nyamuk yang paling ampuh loh. Di India, ada minyak oles untuk mencegah gigitan nyamuk dan serangga selama 8 jam yang di dalamnya terkandung 1% ekstrak minyak bawang putih. Bukan itu saja, ternyata bawang putih juga bisa dipakai sebagai pembunuh larva nyamuk karena bawang putih mengandung zat belerang.

5. Bunga Geranium
Tak hanya bunga lavender yang bisa mengusir nyamuk, ada juga bunga geranium atau sering disebut dengan nama bunga tapak dara. Bunga dengan kelopak yang berbentuk cantik dan berwarna indah ini juga bisa ditanam di sekitar rumah Anda, misalnya di dinding luar dekat pintu. Dengan adanya tanaman bunga geranium bisa mencegah masuknya nyamuk ke dalam rumah Anda.

6. Kecombrang
Kecombrang atau torch ginger dikenal sangat baik oleh masyarakat Indonesia yaitu sebagai campuran bumbu masakan. Hal itu dikarenakan kecombrang mempunyai rasa yang enak, umumnya dipakai sebagai campuran bumbu sayur atau sup. Ternyata tak hanya sebagai campuran bumbu masakan, kecombrang juga menjadi salah satu tanaman pengusir nyamuk. Kecombrang mempunyai aroma yang terasa asam jadi membuat nyamuk akan pergi menjauh dari rumah Anda.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

7. Akar Wangi
Rumput akar wangi merupakan salah satu tumbuhan yang asalnya dari India. Keberadaannya di Indonesia tak ada yang tahu sejak kapan. Namun yang bisa dipastikan yaitu akar wangi menjadi salah satu jenis tanaman yang bisa mengusir nyamuk, terutama nyamuk demam berdarah. Bukan hanya itu, akar wangi ternyata juga sudah lama dijadikan sebagai bahan pembuat parfum dan lotion perlindungan kulit dari gigitan nyamuk.

8. Bunga Krisan
Krisan adalah salah satu bunga hias yang dipakai untuk mempercantik ruangan di rumah Anda. Wajib Anda tau, bahwa Bunga krisan menjadi musuh besar bagi nyamuk. Karena krisan mengeluarkan aroma yang dibenci oleh nyamuk jadi keberadaannya akan membantu rumah Anda bebas dari serbuan nyamuk. Tanaman hias ini bisa Anda tanam di dalam pot atau polybag, dan bisa juga diletakkan di dalam ruangan ataupun di luar ruangan.

Polybag Harga Murah
Produsen Polybag Tanaman Berkualitas

9. Bunga Kamboja
Kamboja diidentikkan dengan bunga keramat sebab pertumbuhannya kerap dijumpai di tempat-tempat yang tak biasa, seperti makam contohnya. Terlepas dari anggapan mistis dari masyarakat, kamboja termasuk tanaman yang tahan panas matahari dengan bunga yang indah, awet, dan harum. Dan keharuman yang dipancarkan oleh kamboja ternyata hanya disukai oleh manusia, tetapi tidak bagi nyamuk jadi banyak orang yang sengaja menanam kamboja sebagai tanaman pembasmi nyamuk alami di rumah dengan melaksanakan ekstraksi pada bunga kamboja.

10. Cengkeh
Cengkeh merupakan bumbu rempah yang juga banyak dimanfaatkan sebagai bahan obat. Cengkeh atau yang dalam bahasa Inggrisnya disebut cloves ini memiliki tangkai bunga kering yang mengeluarkan aroma cukup harum, tetapi tak disukai oleh nyamuk.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Cara Ampuh Usir Nyamuk di Musim Hujan dengan Bahan Alami, Tertarik Coba?” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Yuk Kepoin Cara Pengawetan Cabai Agar Tak Mudah Busuk

Cara Mengawetkan Cabai

Distributor Polybag Tanaman Harga Murah – Lim Corporation

Pengawetan cabai bisa dilaksanakan supaya cabai bisa awet dan tahan lama. Sayuran buah yang satu ini memang tak mempunyai umur simpan yang lama. Oleh sebab itu, Anda bisa menyimpannya dengan cara melaksanakan 3 metode pengawetan cabai berikut.

Metode yang pertama ini paling gampang untuk dilaksanakan. Bukan hanya itu, cabai kering juga bisa dipakai untuk banyak jenis masakan sekaligus. Kekurangan dari metode ini yaitu cita rasa cabai kering berbeda dari cabai segar. Rasa pedas cabai kering akan berkurang bila dibandingkan dengan cabai segar.

Cara melaksanakan pengeringan cabai sebagai berikut. Langkah yang pertama, Anda harus mencuci cabai sampai bersih. Pencucian ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran dan debu yang menempel pada kulit cabai.

Lebih baiknya, pakailah sarung tangan ketika mencuci. Karena, mencuci cabai bisa membuat tangan Anda terasa panas. Sensasi panas ini terjadi karena cabai mengandung zat kapsasisin.

BACA JUGA:
Yuk Kepoin Metode dan Manfaat Perbanyakan Secara In Vitro
Syarat & Bahan Media Tanam Organik yang Tepat Untuk Budidaya
Mengenal Jenis Lahan Untuk Usaha Budidaya Tanaman
Hobi Berkebun, Coba Budidayakan 7 Tanaman Ini

Apabila cabai sudah bersih, gantung cabai di tempat dengan sirkulasi udara yang baik. Anda bisa melaksanakan pengeringan di halaman belakang atau teras rumah. Keringkan selama 3—7 hari sampai cabai benar-benar kering. Cabai kering ini bisa bertahan sampai sekitar 1 bulan penyimpanan tanpa terjadi pembusukan.

Disimpan Dalam Minyak

Jenis minyak untuk menyimpan cabai yaitu minyak zaitun. Fungsi dari minyak zaitun sendiri dipakai sebagai salad dressing. Cabai yang disimpan dalam minyak zaitun bukan hanya awet tetapi juga memberikan rasa tersendiri.

Proses pengawetan yang satu ini dimulai dengan membersihkan cabai sampai bersih. Cabai ini kemudian dibelah memanjang menjadi dua bagian. Anda bisa memanggangnya dengan oven ataupun api secara langsung. Laksanakan pemanggangan sampai cabai sedikit hangus.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Masukkan cabai yang sudah dipanggang ke stoples. Tuang minyak zaitun sampai cabai terendam. Pengawetan dengan cara ini bisa membuat umur simpan cabai menjadi 1—2 bulan.

Pengasinan

Polybag 13

Tak hanya dengan kedua cara di atas, Anda juga bisa mengawetkan cabai dengan cara pengasinan. Cabai kering mungkin terlihat kering dan layu. Pengasinan akan menghasilkan cabai yang tetap tampak segar. Akan tetapi, rasa cabai asin tak sepedas cabai segar.

Cara pengasinan cabai bisa dilaksanakan dengan mencuci cabai sampai benar-benar bersih. Masukkan cabai ke stoples kaca. Tambahkan garam, sedikit gula, dan rempah ke dalam stoples. Panaskan cuka sampai mendidih. Setelah tak panas, tuangkan cuka ke dalam stoples. Cabai asin pun siap disimpan dalam jangka waktu cukup lama.

Demikian pembahasan artikel tentang “Yuk Kepoin Cara Pengawetan Cabai Agar Tak Mudah Busuk”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Syarat & Bahan Media Tanam Organik yang Tepat Untuk Budidaya

Media Tanam Organik
Syarat & Bahan Media Tanam Organik yang Tepat Untuk Budidaya

Salah satu faktor penting yang sangat menentukan saat bercocok tanam yaitu media tanam. Media tanam akan menentukan baik buruknya pertumbuhan tanaman yang pada akhirnya bisa mempengaruhi hasil produksi. Jenis media tanam sangat banyak serta beragam. Apalagi dengan berkembangnya berbagai macam metode bercocok tanam, seperti hidroponik dan aeroponik.

Tiap-tiap jenis tanaman membutuhkan sifat dan karakteristik media tanam yang berbeda. Contohnya saja tanaman buah membutuhkan karakter media tanam yang berbeda dengan tanaman sayuran. Tanaman buah membutuhkan media tanam yang solid supaya bisa menopang pertumbuhan tanaman yang relatif lebih besar, sementara jenis tanaman sayuran daun lebih membutuhkan media tanam yang gembur dan gampang ditembus akar. Berikut ini penjelasannya:

Syarat Media Tanam Yang Baik

Media tanam mempunyai fungsi untuk menopang tanaman, memberikan nutrisi dan menyediakan tempat bagi akar tanaman untuk tumbuh dan berkembang. Lewat media tanam tumbuhan memperoleh beberapa besar nutrisinya. Ketika melakukan budidaya tanaman dalam wadah pot atau polybag, media tanam harus dibuat untuk pengganti tanah. Sebab itu harus bisa menggantikan fungsi tanah bagi tanaman.

Media tanam yang baik harus mempunyai sifat fisik, kimia dan biologi yang sesuai dengan keperluan tanaman. Umumnya media tanam yang baik harus mempunyai syarat-syarat sebagai berikut:
* Tersedia ruang tumbuh bagi akar tanaman, sekaligus juga sanggup menopang tanaman. Artinya, media tanam harus gembur jadi akar tanaman bisa tumbuh dengan baik dan sempurna, akan tetapi masih cukup solid memegang akar dan menopang batang supaya tak roboh. Jika media terlalu gembur, pertumbuhan akar akan leluasa tetapi tanaman akan terlalu gampang tercerabut. Dan juga sebaliknya jika terlalu padat, akar akan kesulitan untuk tumbuh.
* Mempunyai porositas yang baik, artinya bisa menyimpan air dan juga mempunyai drainase serta aerasi yang baik. Media tanam harus bisa mempertahankan kelembaban tanah tetapi harus bisa membuang kelebihan air. Media tanam yang porous mempunyai rongga kosong setiap materialnya. Media tersebut tersebut bisa ditembus air, jadi air tak tergenang dalam pot atau polybag. Tetapi disisi lain rongga tersebut harus bisa menyerap air untuk disimpan sebagai cadangan dan mempertahankan kelembaban.
* Tersedia unsur hara yang cukup baik makro ataupun mikro. Unsur hara sangatlah penting bagi pertumbuhan tanaman. Unsur hara ini bisa disediakan dari pupuk atau aktivitas mikroorganisme yang ada dalam media tanam.
* Tak mengandung bibit penyakit, media tanam harus bersih dari hama dan penyakit. Hama dan penyakit yang terkandung dalam media tanam bisa menyerang tanaman dan mengkibatkan kematian pada tanaman. Media tanam tak harus steril karena banyak mikrooganisme tanah yang sebetulnya sangat bermanfaat bagi tanaman, tetapi harus higienis dari bibit penyakit.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Bahan-bahan Media Tanam Organik

Ada berbagai ragam material yang bisa dimanfaatkan untuk membuat media tanam mulai dari yang alami sampai yang sintetis. Tetapi dalam kesempatan ini hanya akan menjelaskan pada beberapa bahan organik yang banyak tersedia di alam, murah dan gampang pembuatannya.

a. Tanah (bahan utama)
Contoh tanah yang baik untuk media tanam lebih baik diambil dari lapisan bagian atas. Umumnya ada 2 tipe tanah yaitu yang harus diperhatikan yaitu tanah pasir dan tanah lempung. Tanah yang berpasir mempunyai kemampuan drainase yang baik, cepat mengalirkan air tetapi kelemahannya tanah tersebut buruk dalam menyimpan air sebagai cadangan. Sedangkan tanah lempung lebih sulit ditembus oleh air jadi akan membuat air tergenang dalam media tanam. Tanah yang baik untuk media tanaman tak terlalu berpasir dan tak terlalu lempung, melainkan harus gembur.

BACA JUGA:
Mengenal Jenis Lahan Untuk Usaha Budidaya Tanaman
Hobi Berkebun, Coba Budidayakan 7 Tanaman Ini
Faktor Penting Yang Wajib Anda Ingat Saat Pembibitan Tanaman
Tips Berkebun Asik, Simak Artikel Ini!!

b. Kompos atau Humus
Kompos yaitu bahan organik yang fungsinya untuk penyedia unsur hara bagi tanaman. Kompos yang dipakai untuk media tanam yaitu kompos padat, silahkan baca jenis dan karakteristik pupuk kompos. Hampir semua jenis kompos padat bisa dipakai sebagai bahan baku media tanam.

Penambahan bahan organik seperti kompos atau humus pada media tanam mampu memperbaiki struktur fisik tanah dan meningkatkan kapasitas tukar kation. Kompos yang ditambahkan lebih baik berupa kompos yang sudah matang. Sebab kompos yang belum benar-benar matang sangat berpotensi mendatangkan hama dan penyakit. Tak hanya itu unsur haranya sulit diserap tanaman karena belum terurai secara penuh.

Bukan hanya kompos, bisa juga memanfaatkan humus yang diperoleh dari hutan. Tanah humus mempunyai kandungan unsur hara yang tinggi. Apabila lokasi anda dekat dengan hutan, tanah humus bisa dicari dengan gampang. Tempat terbaik yaitu disekitar tanaman pakis-pakisan.

Unsur bahan organik lain juga bisa dipakai untuk pengganti kompos atau humus seperti pupuk kandang atau pupuk hijau. Hanya saja harus digaris bawahi, lebih baik pakai pupuk kandang atau hijau yang sudah matang benar dan teksturnya sudah berbentuk granul seperti tanah. Pemakaian pupuk kandang yang belum matang beresiko membawa hama dan panyakit pada tanaman.

c. Arang Sekam atau Sabut Kelapa
Arang sekam yaitu hasil pembakaran tak sempurna dari sekam padi. Arang sekam fungsinya untuk meningkatkan kapasitas porositas tanah. Memberi tambahan arang sekam di media tanam akan memperbaiki struktur media tanam sebab memiliki partikel yang berpengaruh dalam pergerakan air, udara dan menjaga kelembaban.

Kelebihan dari media ini yaitu mampu menetralisir keasaman tanah dan racun, meningkatkan daya ikat tanah pada air, merangsang pertumbuhan mikroba yang menguntungkan bagi tanaman, bisa menggemburkan tanah dan mampu memperbaiki drainase serta aerasi tanah. Pemakaian arang sekam ini jauh lebih baik jika dibandingkan dengan sekam padi, sebab arang sekam sudah melalui proses pembakaran yang bisa menghilangkan bibit penyakit atau hama yang mungkin saja terikut.

Bukan hanya arang sekam, bisa juga memakai sisa sabut kelapa. Sabut kelapa memiliki sifat seperti arang sekam. Media tanam sabut kelapa cocok dipakai di daerah yang kering dengan curah hujan rendah. Pengambilan sabut harus dari bagian kulit kelapa yang sudah tua.

Cara Membuat Media Tanam Organik

Berikut ini ada beberpa cara membuat media tanam polybag atau pot dengan memakai bahan baku yang sudah diterangkan di atas. Untuk membuat media tanam yang baik dibutuhkan unsur tanah, bahan pengikat atau penyimpan air dan penyedia unsur hara. Bahan baku yang akan dipakai yaitu tanah top soil, kompos dan arang sekam. Berikut ini langkah-langkahnya:
* Segera siapkan tanah yang kelihatan gembur dan subur, lebih baik lagi diambil dari bagian yang paling atas. Kemudian ayaklah tanah tersebut sampai menjadi butiran-butiran yang cukup halus. Usahakan tanah dalam keadaan kering jadi tak menggumpal. Tanah yang menggumpal akan mengakibatkan bahan tak tercampur dengan merata.
* Siapkan kompos yang sudah benar-benar matang, bisa dari jenis kompos biasa, bokashi atau kompos takakura. Ayak kompos atau humus tersebut sampai menjadi butiran halus.
* Siapkan arang sekam, campurkan tanah, kompos, dan arang sekam dalam sebuah wadah dengan perbandingan 2:1:1. Aduk sampai merata.
* Kemudian siapkanlah pot atau polybag, segera masukkan campuran tersebut kedalamnya. Media tanam sudah siap dipakai.

Untuk ketiga bahan baku tersebut bisa juga dicampur dengan perbandingan 1:1:1 ataupun 2:1:1. Mana yang terbaik bagi Anda, pastinya tergantung dari jenis tanaman dan ketersediaan sumber daya. Mengenai hasil, beberapa penelitian menunjukkan hal yang berbeda. Lebih baik mencobanya secara try and error. Media tanam sangat berguna jika kita ingin menanam sayuran dalam polybag atau pot. Metode seperti ini cocok dikerjakan di lahan yang terbatas atau lahan sempit.

Demikian artikel pembahasan tentang “Syarat & Bahan Media Tanam Organik yang Tepat Untuk Budidaya”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Mengenal Jenis Lahan Untuk Usaha Budidaya Tanaman

Jenis Lahan Pertanian
Mengenal Jenis Lahan Untuk Usaha Budidaya Tanaman

Indonesia merupakan negara agraris dengan lebih dari 60% penduduknya bermata pencarian di bidang pertanian. Pertanian ini diusahakan oleh rakyat sehingga disebut pertanian rakyat. Pertanian rakyat tersebut terutama menghasilkan bahan makanan untuk keperluan penduduk di dalam negeri, seperti padi, jagung, sagu, ubi kayu, kacang tanah, dan kedelai. Cara mengusahakannya, yaitu dengan bersawah, berladang, bertegal, dan berkebun.

1) Sawah

Ada beberapa jenis sawah yang dilakukan oleh rakyat untuk menanam padi, yaitu sebagai berikut.
a) Sawah irigasi, yaitu sawah yang memperoleh pengairan dari pengairan teknis berupa sistem irigasi yang airnya berasal dari danau buatan (sungai bendungan, dibuat saluran air yang baik dan teratur lalu dialirkan ke sawah). Jenis sawah ini juga ada yang pengairannya dibuat oleh petani desa secara sederhana.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

b) Sawah nonirigasi, yaitu sawah yang memperoleh pengairan secara nonteknis, seperti berikut ini.
* Sawah tadah hujan, yaitu sawah yang pengairannya dari air hujan sehingga penanamannya dilakukan pada musim hujan.
* Sawah lebak, yaitu sawah yang berada di sebelah kanan dan kiri sungai yang tanahnya lebih rendah dari sungai tersebut.
* Sawah bencah (pasang surut), yaitu sawah yang letaknya berdekatan dengan rawa atau muara sungai di daerah pantai landai. Airnya berasal dari sungai yang dipengaruhi pasang naik dan surut air laut serta bercampur dengan air rawa tersebut, misalnya di pantai timur Sumatera dan Kalimantan. Untuk tanaman padi yang dibudidayakan atau ditanam yaitu jenis padi banarawa.
* Sawah gogo rancah (gora), pengusahaannya biasanya dibuat pematang, pagar, dan berteras. Demikian juga arah bajakannya mengitari gunung atau tidak menurun lereng untuk menghindari erosi. Tanaman yang ditanam, yaitu padi, jagung, dan palawija.

2) Ladang (Huma)

Pertanian dengan sistem ladang (huma) merupakan pertanian di tanah kering, demikian juga tegalan dan kebun (pekarangan). Ladang (huma) ialah sistem pertanian dengan cara membuka hutan. Caranya, hutan ditebang kemudian dibakar dan dibersihkan. Pada musim hujan barulah ditanami. Apabila sudah 3-4 kali panen dan kesuburannya berkurang, ladang tersebut ditinggalkan dan umumnya ditumbuhi alang-alang dan belukar.

Baca Juga:
Hobi Berkebun, Coba Budidayakan 7 Tanaman Ini
Faktor Penting Yang Wajib Anda Ingat Saat Pembibitan Tanaman
Tips Berkebun Asik, Simak Artikel Ini!!

Para petani mencari lagi hutan untuk ditebang. Sistem ladang tersebut dapat menimbulkan kerusakan lingkungan, misalnya hutan banyak yang rusak, penyerapan air berkurang, tanah gundul, kesuburannya berkurang, akhirnya menimbulkan banjir. Untuk jenis tanaman yang ditanam pada ladang (huma), yaitu padi gogo, jagung, dan kacang-kacangan.

3) Tegalan

Tegalan adalah sistem pertanian di tanah kering yang diusahakan pada musim penghujan untuk menanam tanaman palawija.

4) Kebun

Pertanian dengan sistem kebun ialah sistem pertanian yang dilakukan di pekarangan sekitar rumah untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Hanya sebagian kecil dari hasilnya yang diperdagangkan atau dijual, misalnya buah- buahan, sayur-sayuran, dan bunga-bungaan.

Polybag Pembibitan Tanaman

5) Pertanian Tanaman Pangan

Pertanian tanaman pangan di Indonesia biasanya diusahakan oleh rakyat. Jenis tanaman pangan di Indonesia yang termasuk makanan pokok, yaitu padi, jagung, ketela pohon (ubi kayu), sagu, dan tanaman hortikultura (sayur-sayuran dan buah-buahan).

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian dan Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Hobi Berkebun, Coba Budidayakan 7 Tanaman Ini

Hobi Berkebun
Hobi Berkebun, Coba Budidayakan 7 Tanaman Ini

Usaha budidaya tanaman umumnya sering diasosiasikan dengan pertanian yang butuh pengelolaan lahan untuk skala besar. Padahal, usaha budidaya ini ternyata bisa dikerjakan di lingkungan perkotaan.

Adanya perencanaan yang matang dan kelihaian melihat peluang, usaha budidaya tanaman bahkan bisa dikerjakan di pekarangan rumah. Mengingat tanah di Indonesia yang subur, Anda tak perlu khawatir untuk menekuni bisnis yang satu ini. Bukan hanya itu, bisnis ini juga bisa dikerjakan sebagai hobi yang menyenangkan. Dengan demikian inilah beberapa contoh budidaya tanaman yang bisa dikerjakan di pekarangan rumah.

1. Budidaya Tanaman Cabai

Cabai merupakan bahan makanan yang tak asing bagi masyarakat Indonesia. Dibalik rasanya yang pedas tetapi nikmat, tanaman ini menyimpan potensi keuntungan yang besar. Inilah beberapa alasan mengapa budidaya cabai menguntungkan:
* Cabai mempunyai permintaan yang sangat tinggi, sebab kebanyakan masyarakat Indonesia suka dengan sambal sebagai teman makanan,
* Harga cabai bisa dibilang stabil dan bisa melejit tinggi ketika Bulan Ramadhan atau bila ada petani yang gagal panen, dan
* Cara menanam cabe terbilang gampang dan bisa dikerjakan di pekarangan rumah.

2. Kangkung

Kangkung merupakan tanaman kaya gizi yang bibitnya hanya membutuhkan 4-6 minggu untuk panen. Anda bisa mempertimbangkan untuk memakai baskom sebagai media tanam. Berikut ini beberapa hal yang harus disiapkan sebelum melaksanakan budidaya tanaman kangkung:
* Bibit kangkung hidroponik
* Pupuk
* Zat Pengatur Tumbuh (ZPT)
* Plastik berbentuk saringan
* Baskom seukuran plastik

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

3. Bawang Merah

Budidaya tanaman yang satu ini bisa Anda kerjakan dengan menyediakan media polybag, tanah, bawang merah, serta pupuk. Bawang merah sangat cocok untuk para pemula sebab cara penanamannya yang relatif gampang. Berikut ini faktor yang harus diperhatikan ketika menanam bawang merah:
* Waktu penyiraman yang baik harus dikerjakan pada pagi atau sore hari,
* Taruh tanaman di tempat yang terkena sinar matahari, dan
* Pastikan tanaman tak terkena air hujan.

Baca Juga:
Faktor Penting Yang Wajib Anda Ingat Saat Pembibitan Tanaman
Tips Berkebun Asik, Simak Artikel Ini!!
Trik Lengkap Cara Budidaya Lada atau Merica Dalam Polybag

4. Tomat

Tanaman tomat yaitu jenis sayuran yang tak asing bagi seluruh pecinta kuliner. Cara menanamnya pun gampang. Hal yang paling penting yaitu memastikan tanahnya tetap basah. Proses stek merupakan kunci utama dalam menanam tomat.

Bukan hanya itu, air di vas kaca bisa dipakai untuk menumbuhkan akar. Simpan tunas di tempat dengan suhu yang hangat seperti di depan jendela yang terkena sinar matahari. Sesudah 1-2 minggu, akar akan tumbuh di tunas dan Anda bisa memindahkannnya ke meida tanam tanah saat akarnya cukup panjang.

5. Bayam

Tanaman yang satu ini sangat kaya akan zat besi dan baik dikonsumi oleh para ibu hamil. Budidaya tanaman ini bisa dilaksanakan di rumah dengan lahan yang kecil sebab media tanamnya bisa dilaksanakan dengan polybag. Bahan-bahan yang harus disiapkan sebelum menanam bayam:
* Tanah
* Polybag
* Pupuk Kompos
* Pestisida Lamai
* Bibit bayam (biji atau stek batang)

Opsi biji bisa dipilih bila Anda ingin menekan budget, sedangkan opsi stek bisa dipilih bila Anda tak ingin repot ketika proses tanam.

6. Sawi

Tanaman sawi dibagi menjadi 4 macam yakni sawi hijau biasa, sawi hijau pahit, sawi minya, dan sawi berdaun lebar. Akan tetapi, Anda bisa memakai metode yang sama untuk menanam keempatnya. Tak hanya itu, sawi bisa ditanaman di tempat yang panas ataupun dingin. Tanah yang dipakai untuk menanam sawi harus mengandung senyawa organik yang lembap. Hal-hal tersebut pastinya bisa disiapkan dengan gampang di rumah, bukan?

7. Terong

Tanaman yang mengandung banyak gizi seperti vitamin K dan kalsium ini bisa dibudidayakan dengan media polybag. Dengan harga yang tak terlalu rendah, tanaman yang bisa dibudidayakan di rumah ini bisa memberikan keuntungan yang tak sedikit, lho. Syarat yang harus dipenuhi untuk menanam terong:
* Suhu harus sekitar 22-30 derajat Celsius,
* Media tanah meliputi pasir, sekam, tanah, dan pupuk,
* Harus terkena sinar matahari yang cukup,
* Ph tanah harus sekitar 6,3-7,3.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3