Mengenal Apa itu Polybag Serta Keunggulannya Untuk Budidaya!

8

Hallo sahabat tani, balik lagi bersama-sama penulis yang akan mengulas sekitar dunia pertanian, perkebunan, perikanan dan perternakan. Kesempatan ini penulis akan mengulas sedikit mengenai Keuntungan Polybag Untuk Budidaya Tanaman.

Dari dahulu sampai saat ini, salah satunya pekerjaan yang sangat membahagiakan yaitu bertanam atau bercocok tanam. Semakin membahagiakan lagi jika tanaman yang dibudidayakan tumbuh subur serta hasilnya mulai terlihat, baik berbentuk sayuran fresh seperti sawi, tomat, cabai, bayam, atau buah yang langsung dapat dikonsumsi serta tidak perlu cemas terserang tersisa endapan dan risiko menelan lilin yang digunakan untuk melapisi buah agar tidak cepat busuk.

Tetapi permasalahannya, bagaimana beberapa pecinta bercocok tanam yang memiliki tempat terbatas mengakali ini? Tidak perlu cemas, saat ini banyak langkah bercocok tanam dikenalkan, salah satunya yaitu langkah hidroponik, langkah aquaponik hingga bercocok tanam organik. Untuk menanganinya, salah satu langkah bercocok tanam organik buat pemilik tempat terbatas yakni dengan memakai media tanam pot, botol sisa atau dengan polybag.

Polybag yakni wadah plastik yang memiliki beberapa lubang kecil untuk perputaran air agar tanaman tidak membusuk dan mati. Media tanam polybag sendiri ada yang berwarna hitam dan ada juga yang putih, namun pada umumnya polybag warna hitam yang sering digunakan. Mengenai beberapa ukuran polybag, sesuai dengan keperluan. Biasanya plastik polybag dipakai untuk wadah atau media alternatif pot.

Sebelum mengulas semakin jauh, dari sini apa Anda tertarik untuk mulai budidaya dengan polybag? Ya, kemungkinan sejumlah besar dari kita masih sangsi untuk budidaya dengan polybag ini. Tetapi apa kelirunya kita coba, bisa jadi dari kebimbangan kita ini kemungkinan terbayar bila kita telah coba serta merasakan hasil panen buah atau sayuran yang kita tanam sendiri.

Apabila sukses waktu budidaya dengan polybag tentu saja bisa menjadi sumber pendapatan buat kita. Sebab hasil panen buah serta sayuran bukan hanya kita yang mengonsumsinya sendiri tapi dapat dipasarkan ke pengepul atau tukan sayur keliling. Tetapi sebelum Anda mulai budidaya dengan polybag, harus Anda tahu fakta mengapa harus menggunakan polybag untuk budidaya.

Mengenai fakta penggunaan polybag untuk media atau wadah waktu budidaya sayur dan buah di tempat terbatas, di bawah ini penuturannya:
1. Ongkos tambah murah jika dibanding dengan menggunakan pot.
2. Proses perawatan semakin gampang.
3. Kuat & tidak gampang rusak.
4. Semakin mudah.
5. Memiliki bentuk seragam.
6. Tidak cepat kotor.
7. Dapat digunakan berkali-kali sesudah ditreatment terlebih dulu.
8. Ada di toko/peralatan pertanian, atau toko plastik.
9. Polybag benar-benar bagus untuk drainase.
10. Aerasi tanaman dapat berjalan baik, hingga tanaman bisa tumbuh optimal.
11. Dapat tingkatkan produktivitas serta efektivitas penggunaan media tanam dan nutrisi yang dibutuhkan.
12. Proses pengaturan atau pemantauan tiap tanaman semakin gampang jika ada masalah, contohnya gempuran hama/penyakit, atau kekurangan faktor hara spesifik.
13. Tambahan bahan organik/pupuk kandang semakin gampang, tinggal sesuai dengan ukuran.
14. Irit ruangan serta tempat penanaman.
15. Formasi media tanam dapat ditata.
16. Nutrisi yang diberi, langsung dapat diserap akar.
17. Tanaman dapat dibudidayakan kapanpun, tanpa ada mengenali musim.
18. Tanaman gampang dipindahkan-pindahkan tempatnya, sesuai situasi yang dibutuhkan.
19. Mengalihkan tanaman ke tempat tanam yang sebenarnya semakin gampang (untuk perkebunan tanaman keras).
20. Dari beberapa tipe tanaman hortikultur serta berusia pendek seperti cabai, tomat, terong, kacang-kacangan, stroberi, melon dan sebagainya, hampir semua bisa ditanam dalam polybag. Demikian pula bermacam tipe sayuran, seperti kangkung, bayam, pokcoy, sawi, seledri, daun bawang, bawang merah dan sebagainya.
21. Untuk produktivitas hasil panen buah atau sayuran yang didapat tidak jauh beda dengan tanaman yang ditanam di tempat terbuka, demikian juga dengan kualitas produk. Malah, bertanam menggunakan polybag ialah pilihan pemecahan permasalahan bila kita perlu konsumsi buah atau sayuran fresh.

polybag 6

Disamping itu, polybag dipakai di beberapa perkebunan tanaman keras. Tetapi penggunaan polybag di sini cuma untuk media penyemaian benih sampai waktunya dipindah ke tempat perkebunan yang sebetulnya. Ada 2 ukuran polybag yang dipakai di perkebunan tanaman keras, yakni ukuran kecil lebar 10-14 cm (baby bag) yang dipakai di babak pembenihan awal (umur bibit seputar 3-6 bulan) serta polybag ukuran besar 15 cm ke atas (big bag), dipakai semenjak perpindahan benih awal sampai bibit siap dipindah ke tempat yang sebenarnya (umur bibit lebih dari pada 12 bulan).

Contoh perkebunan besar yang manfaatkan polybag untuk wadah pembibitan, salah satunya yakni seperti perkebunan kelapa sawit, perkebunan jati, perkebunan jabon, perkebunan karet, perkebunan akasia, perkebunan sengon, serta ada banyak lagi.

Sesudah membaca keterangan di atas, masihkah ada kegalauan untuk bercocok tanam walau punyai tempat terbatas? Gunakan saja polybag untuk pilihan wadah media tanam yang murah serta memiliki banyak keunggulan bila dibanding dengan bercocok tanam memakai pot.

Info Update Harga Polybag, Klik DISINI

Nah, telah usai bahasan materi untuk artikel kesempatan ini. Janganlah lupa tetap kunjungi web ini untuk update kabar paling baru ya, serta sharing supaya semua mendapatkan info yang berguna ini. See you later!

Masih Mengeluh Tak Punya Lahan Luas Untuk Budidaya, Sudah Gak Jaman! Iniloh Solusinya

Siapa bilang membudidayakan tanaman memerlukan lahan yang luas? Saat ini, tren urban farming yang menjadi gaya hidup orang perkotaan mulai meningkat. Menanam di lahan yang terbatas sangat mungkin untuk dilaksanakan, Anda hanya memerlukan wadah untuk menaruh media tambahan untuk menanam tanaman. Sekarang ini pot atau polibag menjadi wadah yang paling sering dipakai oleh masyarakat.

Budidaya Lahan Sempit

Sebetulnya, polibag dipakai hampir di seluruh kegiatan pertanian dalam fase penyemaian benih. Akan tetapi, pada skala pertanian yang dilaksanakan oleh orang perkotaan, polibag sangat bermanfaat sampai tanaman memasuki masa panen.

Unutk kelebihan lainnya dari membudidayakan tanaman di pot atau polibag yaitu sangat gampang untuk memperoleh air karena tanaman bisa dipindahtempatkan ke dekat sumber air. Bukan hanya itu, bertanam menggunakan kedua media ini akan sangat hemat lahan dan air. Air yang dibutuhkan setiap satu tanaman akan lebih gampang terkontrol.

Menanam dengan kedua wadah ini di tengah perkotaan sama saja dengan mendukung pertanian secara organik. Dalam perawatan tentunya penanaman dengan kedua wadah ini memang sangat gampang untuk dilaksanakan, begitu juga ketika proses penanaman.

Baca Juga:
Ingin Perpanjang Produktivitas Tanaman Cabai, Coba Terapkan Cara Jitu Ini!
Wajib Anda Ketahui, Fakta Menarik Dibalik Metode Aeroponik
Tidur Lebih Nyenyak & Rileks dengan Tanaman Hias Ini di Kamar

Untuk memenuhi nutrisi tanah yang berada di dalam pot atau polibag, Anda bisa memanfaatkan sampah rumah tangga yang berasal dari dapur. Nilai tambahan dari pertanian di tengah perkotaan akan membuat Anda melaksanakan penyortiran sampah organik dan anorganik. Sampah organik bisa Anda olah menjadi pupuk.

Bahan organik tersebut mampu meningkatkan produksi wortel sebanyak 15%—30%, brokoli sebanyak 65%—90%, dan jagung sebanyak 10%. Bahan organik tersebut mempunyai sifat yang bisa mempertahankan kadar air di tanah sehingga akan menghasilkan mikroba alami ataupun menjadi tambahan metabolisme. Dengan begitu, mengakibatkan mineralisasi berlangsung dengan cepat.

Untuk pohon jagung dan padi yang terkenal dengan tanaman pertanian skala besar, tapi nyatanya bisa ditanam di dalam pot. Hasil dari penanaman ini bisa Anda manfaatkan untuk konsumsi pribadi.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Bertanam jagung di polibag memerlukan polibag berukuran 25 cm dan media tanam berupa campuran 0,5 kg kotoran ayam fermentasi dan tanah dengan perbandingan 1:1. Cara menanamnya juga seperti menanam tanaman pada umumnya. Satu polibag bisa diisi dengan 1 sampai 2 benih jagung. Pemeliharaan yang dilaksanakan juga sama seperti menanam jagung di lahan pertanian.

Untuk bertanam padi, bahan yang diperlukan sama seperti untuk menanam jagung di polibag. Hanya saja untuk menanam padi perlu mempersiapkan media lumpur dan penyemaian benih terlebih dulu.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Masih Mengeluh Tak Punya Lahan Luas Untuk Budidaya, Sudah Gak Jaman! Iniloh Solusinya” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3